Jumat, 18 November 2011

Teknik memaafkan




Saat emosi menguasai Anda, apapun pemicunya, memaafkan menjadi peredanya. Anda harus memiliki tiga modal utama agar mampu memberi maaf secara tulus agar bisa berdamai dengan diri sendiri sekaligus membersihkan jiwa. Yakni berpusat pada diri sendiri, bersikap terbuka, dan memilih waktu atau tempat tenang untuk menyendiri. Lalu ikuti langkahnya:

1. Cari tempat untuk menyendiri
Langkah pertama adalah mencari tempat tenang untuk memberi waktu bagi diri sendiri tanpa gangguan orang lain. Tak perlu tempat yang jauh. Anda bisa menemukannya di dalam rumah. Sebagian orang memilih kamar mandi sebagai tempat paling tepat untuk menyendiri. Karena di sana lah ia bisa memikirkan dirinya, dan meminimalisasi gangguan dari campur tangan pihak lain. Anda juga bisa memilih kamar lain di dalam rumah dimana tak ada satupun orang berani masuk ke dalamnya.

2. Tenangkan diri
Setelah menemukan tempat tenang dan memastikan tak akan ada gangguan, mulailah menenangkan diri. Fokuslah pada diri sendiri dengan menutup mata dan tak usah pikirkan lagi apa yang telah terjadi dan memicu emosi Anda.

Cara menenangkan diri, setelah menutup mata, tariklah nafas mendalam dan keluarkan perlahan. Ulangi hingga 10 kali.

3. Jujurlah pada diri sendiri
Menenangkan diri dengan mengatur nafas membuat tubuh lebih rileks. Fokuslah pada diri sendiri dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada diri sendiri. Jawab dengan jujur pertanyaan ini:
* Siapa saya?
* Apa yang ada di tubuh saya?
* Apa yang saya pikirkan?
* Dari mana pikiran saya berasal?
* Apa yang saya rasakan dan mengapa saya merasa seperti ini?

Jika Anda menjawab pertanyaan di atas dengan jujur, Anda bisa fokus kepada sikap memaafkan. Mengapa? Karena ketika Anda sudah sangat sadar atas diri Anda sendiri, Anda lebih mampu mengendalikan keadaan, termasuk saat sedang emosi atau bahkan tersakiti. Rumusnya adalah, Anda perlu mengenali dan memahami diri sendiri sebelum memaafkan.

4. Berikan maaf kepada orang yang menyakiti Anda
Langkah tersulit pada tahapan ini adalah mengatakan "Saya memaafkan kamu". Mengatakan hal ini tidak mudah tetapi harus Anda lakukan untuk melepaskan diri dari jeratan emosi negatif dan menjadi stres karenanya. Anda harus menghancurkan jeratan tersebut agar pikiran, tubuh dan jiwa Anda terbebaskan. Teknik membebaskan diri dari emosi negatif adalah dengan mengatakan "Saya memaafkan kamu" sebanyak tiga kali begitu Anda merasa emosi. Meskipun Anda merasa bukan sebagai pihak yang bersalah, Anda tetap perlu mengatakan "Saya memaafkan kamu" di hadapan orang lain, atau hanya pada diri sendiri. Dengan begitu, Anda memberikan ruang pada diri untuk bebas dari emosi negatif dan memberikan kesempatan untuk bahagia dan menikmati kehidupan Anda selanjutnya.

5. Melatih tersenyum
Anda akan mendapatkan ketenangan dan keharmonisan dalam diri dengan melatih diri untuk memaafkan. Melatih pernafasan, kontrol diri dengan empat cara di atas tadi, membuat Anda lebih kuat secara emosional. Anda mampu menaklukkan masalah apapun dan kapanpun juga. Apapun situasinya, Anda mampu menghadapi dengan tenang dan senyuman. Percayakan diri Anda untuk melakukannya.


Sabtu, 12 November 2011

Cara menulis skenario kehidupan (Life script)






Ternyata bukan hanya film atau sinetron saja yang perlu skenario. Hidup kita pun perlu ada “oret-oretannya”. Semua itu tidak lain dilakukan agar perjalanan hidup kita tidak sekedar “mengalir” begitu saja tanpa tujuan dan persiapan.
Saya akan coba membagi informasi tahapan-tahapan yang diperlukan untuk menyusun sebuah skenario kehidupan. Siapa tahu ada yang berminat untuk segera membuatnya, kemudian diterapkan dan dipraktekkan, demi membuat hidup kita terasa jauh lebih bermakna dan terarah.

1. Tetapkan tujuan hidup

Di sini kita berperan sebagai sutradara yang menentukan arah kemana kehidupan kita akan kita bawa. Renungkan apa obsesi/keinginan/cita-cita/rencana terbesar kita. Apakah kita berencana ingin menerbitkan sebuah buku solo? Atau kita ingin memiliki usaha sendiri di bidang tata boga? Atau kita bercita-cita ingin sekolah lagi dan meraih gelar doktor?

Jangan dulu membuat batasan-batasan dalam menentukan semua cita-cita itu. Beri kebebasan dan keberanian pada diri kita sendiri untuk menentukannya. Jangan lupa, tak ada impian yang mustahil untuk diwujudkan jika kita berusaha dengan bersungguh-sungguh.

2. Susun mimpi-mimpi kita

Tuliskan semua rencana dan impian kita itu berdasarkan skala prioritas. Kemudian tentukan kapan batas waktu pencapaian dari masing-masing impian yang kita tuliskan. Misalnya, target untuk mendapatkan gelar doktor adalah 3 tahun lagi. Atau target launching buku perdana adalah bulan Januari 2012. Makin spesifik waktu yang dituliskan, makin baik kualitas skenario kita. Hal itu akan membantu kita untuk jauh lebih fokus dalam pelaksanaannya nanti.

3. Tetapkan strategi-strategi pencapaian

Jika target impian telah ditetapkan, maka selanjutnya adalah menyusun strategi pencapaian target tersebut. Tetapkan langkah-langkah apa saja yang harus kita tempuh terlebih dahulu untuk mencapai target impian. Misalnya, untuk bisa memiliki usaha di bidang tata boga pada bulan Februari 2012, maka kita terlebih dahulu harus memiliki modal. Modal kita targetkan harus terkumpul sebanyak n rupiah pada bulan Januari 2012, dengan asumsi sumber pendapatan berasal dari Gaji dan pinjaman ke bank.

Penetapan strategi ini penting agar kita tidak kehilangan arah pada saat mulai melaksanakan apa yang kita rencanakan.

4. Susun dalam sebuah paragraf

Untuk memudahkan proses afirmasi, sebaiknya kita susun ketiga hal di atas dalam sebuah paragraf-paragraf seperti sebuah rangkaian cerita. Skenario dalam bentuk paragraf akan lebih mudah dan lebih menarik untuk dibaca kembali. Bahasa dan kalimat yang digunakan harus berupa kalimat positif. Hindari penggunaan kata “tidak”, “akan” dan “mungkin”serta kata-kata berunsur negatif lainnya.. Tulislah seakan-akan semua impian itu telah berhasil kita capai. Berikan deskripsi detail mengenai gambaran suasana lingkungan saat impian kita tercapai. Gambarkan juga suasana hati yang kita rasakan jika kita berhasil mencapai cita-cita tersebut.

Contoh salah satu paragraf dlm Life Script : “Saya dapat melihat lebih jelas gambar demi gambar kesuksesan yang saya raih berkat kerja keras saya. Saya sekarang dapat merasakan kebahagiaan, kebanggaan, dan kepuasan yang amat sangat, karena saya telah menjadi seseorang yang sangat dicintai oleh keluarga, teman, rekan kerja bahkan banyak orang-orang di luar sana. Peta hidup yang telah saya buat bersama suami saya, sekarang telah mulai terlihat hasilnya. Saya memiliki sebuah rumah yang nyaman dan berada di lingkungan yang begitu peduli dengan edukasi. Anak saya tumbuh sehat, dan ceria. Potensi dan bakatnya berkembang dengan luar biasa. Ia berkembang menjadi anak yang sholeh, dan memiliki cita-cita yang mulia”. Dan seterusnya…

5. Baca berulang-ulang

Jika rangkaian paragraph itu telah selesai disusun, sebaiknya kita baca setiap saat, berulang-ulang. Kalau malas membaca, kita juga bisa merekamnya, supaya dapat didengarkan berkali-kali. Hal ini diperlukan untuk memelihara tekad dan menciptakan aura kesuksesan yang insya Allah akan kita raih jika kita bersungguh-sungguh. Semangat untuk meraih cita-cita harus selalu kita tumbuhkan.

6. Siapkan mental

Apa yang harus kita lakukan jika rencana-rencana yang kita susun tidak dapat berjalan dengan lancar? Langkah pertama adalah JANGAN PUTUS ASA dan TETAP SEMANGAT. Langkah kedua adalah siapkan rencana cadangan, lengkap dengan strategi yang berbeda. Bisa jadi strategi yang kita susun sebelumnya belum tepat sasaran. Satu hal yang perlu kita yakini dan pahami adalah jalan menuju kesuksesan biasanya tidaklah mudah. Hanya orang-orang yang bermental baja lah yang dapat mencicipi buah kesuksesan itu. Hindari sikap menyalahkan keadaan atau orang lain. Segera bangkit dan susun rencana baru. Siapa tahu Tuhan memiliki rencana yang lebih indah buat kita.

7. Lakukan revisi skenario jika diperlukan

Karena skenario kehidupan ini adalah buatan kita sendiri, jadi mengubah atau merevisi isi skenario pastinya sah sah saja. Tidak akan ada yang melontarkan protes atau kita di demo orang lain karenanya. Kecuali jika alur cerita dalam skenario ini melibatkan kehidupan orang-orang terdekat kita, maka ada baiknya jika mendiskusikan rencana baru kita tersebut, agar mereka tidak terlalu kaget dengan perubahan yang terjadi.


Jika semua tahapan di atas telah dilakukan, yang dibutuhkan berikutnya hanyalah tekad, motivasi, keyakinan dan semangat yang kuat untuk berhasil. Alhamdulillah saya sudah mencoba mempraktekkannya. Dan sampai detik ini, hasilnya tidak terlalu melenceng dari apa yang saya rencanakan. Mudah-mudahan Tuhan terus membantu saya untuk merealisasikan impian-impian sederhana yang saya punya.

Yuk, jangan biarkan hidup kita di dunia ini berlalu tanpa makna dan rencana. Realisasikan strategi dalam skenario kehidupan kita dengan konsisten dan disiplin tinggi. Insya Allah Tuhan akan membantu kita mewujudkan apa yang kita impikan, jika impian itu adalah menjalani kehidupan dengan tujuan utama hanya untuk mencari ridho Allah SWT semata.



semoga bermanfaat ,




salam bahagia sukses berkelimpahan


sumber :


kompasiana.com

Senin, 07 November 2011

cara mengubah citra diri ( Self image)


Self Image atau “Citra Diri” menempati posisi penting dalam kehidupan kita. Self Image “menentukan” apa yang dapat kita capai dan apa yang tidak dapat kita capai. Oleh karena itu pembentukan Self Image yang memberdayakan mutlak diperlukan di tahap awal perjalanan menuju sukses.

Salah satu teknik untuk merubah atau membentuk Self Image, adalah teknik sederhana yang diperkenalkan oleh metode Psychocybernetics (Dr. Maxwell). Teknik ini disebut dengan CRAFT yang merupakan singkat dari Cancel – Replace – Affirm – Focus – Train.

Hal yang terpenting dari teknik ini adalah kita harus benar-benar meyakini bahwa Self Image yang dimaksud adalah benar-benar kita inginkan.

Berikut ini adalah detail dari setiap point teknik CRAFT :

Cancel

Lintasan pemikiran negatif atau yang bertentangan dengan tujuan kita, harus segera di-Cancel sesaat setelah kita menyadarinya. Cancel harus dilakukan dengan mengucapkan kata “cancel”, baik terucap atau dalam hati. Mungkin langkah ini awal mulanya terasa aneh dan “mengada-ada”, tetapi yakinlah bahwa jika hal ini dilakukan secara displin, akan bermakna bahwa awareness kita telah mengalami peningkatan dalam mendeteksi adanya lintasan pemikiran negatif. Pengucapan kata “cancel” juga dimaksudkan sebagai pembatalan pemrograman ke pikiran bawah sadar.

Replace

Lintasan pemikiran negatif yang telah di-”cancel”, segera dipertegas dengan melakukan pemrograman pikiran dengan cara mengucapkan kalimat yang berlawanan, atau kalimat yang sesuai dengan tujuan kita. Lakukan dengan fokus sejenak, karena yang kita program adalah pikiran bawah sadar.

Affirm

Pikiran bawah sadar adalah “mahluk” yang lebih mengenali image. Oleh karena itu kita dapat meng-edukasi pikiran bawah sadar ini secara lebih efektif dengan bantuan “afirmasi”. Dalam hal ini afirmasi yang dimaksud bukan hanya “kata-kata afirmasi”, tetapi juga dapat berupa gambar atau suara yang berkaitan dengan Self Image yang akan kita bentuk.

Focus

Sesekali kita sempatkan waktu untuk benar-benar memprogram pikiran bawah sadar. Self Hypnosis merupakan salah satu teknik yang efektif untuk keperluan ini.

Train

Sejak saat kita meniatkan untuk melakukan perubahan, maka sejak saat itu pulalah kita harus bersikap seakan-akan perubahan tersebut sudah terjadi, dengan lain kita harus bersikap seperti aktor yang tengah “acting” dalam peran Self Image yang baru. Acting ini menyangkut sikap tubuh (fisiologis), cara berbicara, cara berpikir, kondisi mental-emosional, dsb.

***

Teknik CRAFT merupakan lingkaran langkah yang harus dilakukan terus menerus sampai dengan Self Image ini terprogram secara permanen, dan benar-benar telah menjadi identitas baru dalam diri kita.

Secara umum waktu yang dibutuhkan untuk pembentukan sebuah Self Image adalah sekitar 4-6 minggu.



salam bahagia sukses berkelimpahan