Jumat, 24 April 2015

Memahami arti sukses dalam kehidupan kita

Siapa pun pasti ingin sukses. Karena dengan kesuksesan, orang akan berpikir bisa memenuhi semua kebutuhan hidupnya. Menuju puncak kebahagian merupakan impian semua orang. Setiap orang berbeda dalam mengartikan sukses dalam hidupnya.
Apa arti sukses menurut Anda? banyak orang yang menganggap arti sukses sebagai pada saat kita wisuda, pada saat naik jabatan, atau pada saat menerima penobatan sebagai orang teladan, orang terpandai atau sejenisnya. Sukses bukan dalam pengertian seperti itu.
Sukses itu bukan suatu tujuan akhir dengan kualitas seadanya dan menghalalkan segala cara untuk mencapainya, tetapi sebagai suatu proses yang harus di lakukan setahap demi setahap, dan hari demi hari
Anda menjadi sukses dalam pengertian ini adalah karena sebuah keputusan yang Anda buat untuk melakukan hal yang tepat mulai hari ini, mulai saat ini dan detik ini juga! dengan keputusan yang Anda buat untuk melakukan suatu kegiatan setiap hari, setiap minggu, setiap bulan secara konsisten dan persisten, maka saya yakin pada suatu hari kita akan di beri penghargaan sebagai orangsukses terhadap apa yang sedang Anda lakukan tersebut.
Sukses itu bukan juga hasil akhir karena sukses itu adalah proses. Itu berarti arti sukses itu akan datang bila kita sudah bekerja keras dan sudah menghabiskan banyak energi kita yang secara tekun dan sabar kita lakukan.
Arti sukses menurut D. Paul Reilly dalam bukunya Succes is simple (1977) mendefinisikan sukses sebagai pencapaian yang berangsur-angsur meningkat terhadap suatu tujuan atau cita-cita yang berharga. Arti sukses menurut Lila Swell dalam bukunya Succes mengemukakan pendapatnya bahwa sukses adalah suatu peristiwa atau pengalaman yang Anda mengingatnya sebagai pemuasan diri.
Sedangkan arti sukses Ahmad Zainal Fanani dalam bukunya Change Now! adalah sebagai berikut. 1. Sukses itu adalah prestasi yang sangat tinggi
Dari point ini berarti Sukses berarti sesuatu yang sangat berharga. Sehingga untuk mencapainya membutuhkan perjuangan yang besar. Jadi, sukses itu tidak bisa di capai dengan mudah, apalagi dengan cara pintas atau potong kompas, sehingga dapat di pastikan kalaupun kompas di capai, namun kesuksesan itu tidaklah berharga.
2. Sukses itu adalah gerak maju secara terus menerus menuju tujuan
Untuk mencapai kesuksesan itu perlu proses yang memakan waktu dan tenaga tidak sedikit. Tidak boleh berputus asa dan selalu fokus dalam mencapai tujuan. Jadi, kalau ada orang yang tidak mempunyai tujuan tetapi menyebut dirinya sukses, berarti dia tidak benar-benar sukses. Maka, kesuksesan tersebut bukan dalam arti yang sesungguhnya dan bersifat sementara.
3. Sukses itu berakhir saat seseorang merasa puas dan bahagia
Jadi ukuran sukses yang hakiki adalah ukuran kepuasan, kebahagiaan, dan kesejahteraan yang di rasakan seseorang pada saat memperoleh kesuksesannya. Jadi kalau hanya berhenti pada saat mencapai sukses, maka itu bukan sukses yang hakiki. Bisa jadi orang akan di landa kekhawatiran bahwa kesuksesan itu akan berakhir, atau kesuksesan itu di dapat dari hasil curang sehingga membuat orang lain selalu mengincar dan membuatnya menjadi tidak tenang.

Apa arti sukses menurut saya?

Menurut saya arti sukses itu sama dengan keberhasilan sedangkan keberhasilan itu dalam buku terlaris di dunia berjudul Berpikir dan berjiwa besar kara David J. Schwartz adalah banyak hal yang mengagumkan dan positif. Keberhasilan berarti kesejahteraan pribadi (rumah yang bagus, liburan, perjalanan, pengalaman baru, jaminan keuangan untuk anak dan istri, keberhasilan berarti rasa hormat pada diri sendiri, terus menerus mendapatkan kebahagiaan yang lebih riil dan kepuasan dari hidup ini, mampu memberikan lebih banyak bagi mereka yang bergantung kepada Anda, dan yang kasih sayangnya Anda hargai.
Apa arti sukses menurut Anda? yang pasti pengertian sukses berbeda untuk semua orang. Tetapi Anda baru akan sukses secara sejati setelah Anda sendiri tahu arti sukses sejati :-)

Produk keren :



Sabtu, 14 Maret 2015

Mensyukuri nikmat dan menikmati syukur

Fungsi utama dari bersyukur adalah agar kita betul-betul merasa tenang, bahagia, dan sukses dikarenakan Allah telah memberikan kenikmatan yang luar bidahsyat dalam kehidupan kita.


Orang yang besyukur hatinya lapang, wajahnya cerah, pikirannya terbuka, motivasinya tinggi, ibadahnya khusyu, hidupnya banyak memberikan inspirasi bagi dirinya dan semesta di sekitarnya.Kalaulah kita hari ini mengaku sudah bersyukur tapi masih sering stress, mudah marah, cepat khawatir, takut kehilangan, dan perasaan negatif lainnya, berarti TEKNIK BERSYUKUR kita masih perlu diperbaiki. Katanya sudah bersyukur, lha kok masih stress saban hari? :D


Bukankah di Al-Quran dikatakan "Kalau kalian bersyukur pasti akan Aku tambah nikmat bagi kalian, kalau kalian kufur (tidak bersyukur) maka azabKU sangatlah pedih". Dan, lambang dari azab yang pedih itu adalah hadirnya stress yang istiqomah dalam kehidupan kita....Nah, apa betul kita ini sudah bersyukur?Kalau sudah bersyukur, lalu kenapa masih sering stress?


Contoh, kita mendapatkan sebuah proyek yang kita anggap nilainya 10 juta, tapi ternyata setelah proyek itu selesai kita hanya mendapatkan uang senilai 3 juta. Lalu kita berusaha untuk bersyukur dengan kalimat "Alhamdulillaaah, masih dapet 3 juta, masih untung ada proyek.. alhamdulillah deh" ... tapi ternyata hati kita belum tentu bersyukur sesuai dengan ucapan yang kita katakan. Hati kita masih saja bertanya dan kesal "kenapa hanya 3 juta? apa salah saya?". Nah, inilah salah satu kesalahan bersyukur... Bersyukur itu seharusnya nikmat sehingga menambah kenikmatan yang ada. Istilahnya : Mensyukuri nikmat dengan cara menikmati syukur itu sendiri...


Contoh lain, misalnya Anda pada faktanya memiliki rumah yang kecil dan sempit, lalu Anda bersyukur dalam kalimat, "Ya Allah, terimakasih atas  rumah yang telah engkau berikan ini, walau sempit dan pengap, saya tetap bersyukur". Nah, apakah setelah Anda mengucapkan rasa syukur itu hati Anda menjadi lapang?


Ternyata, KUNCI dari mensyukuri nikmat adalah menikmati syukur.


Nikmat itu tidak harus dikaitkan dengan fakta yang ada, tapi kenikmatan sejati bisa melampaui sang fakta. Fakta itu terbatas, sedangkan nikmat itu tak terbatas.

Fa biayyi aalaa-i robbikumaa tukadz-dzibaan?

Nikmat dari Rabmu yang mana lagikah yang kalian dustakan? 


Kalau faktanya rumah kita kecil, maka lampauilah fakta itu, dan bersyukurlah, "Ya Allah, terimakasih atas rumah yang besar, bertingkat, luas, dan indah ini".Bukankah fakta itu di luar, sedangkan persepsi itu di dalam? Bukankah persepsi lebih penting dari pada fakta yang menipu? Bukankah dunia ini kesenangan yang menipu? Bukankah yang di dalam itu realita dan yang di luar itu hanya ilusi? Bukankah yang kelak Anda pertanggungjawabkan di hadapan Allah adalah apa yang ada di dalam diri Anda dan bukan apa yang ada di luar diri Anda?

Itu sebabnya, teruslah tetap dalam awareness yang dalam. Dan tetaplah bersyukur dalam sikap yang "melampaui fakta" yang ada, walaupun fakta yang hadir sangat tidak indah atau bahkan sudah begitu sangat indahnya.Jangan batasi diri kita dalam fakta indrawi, sebab semua keindahan dan kesulitan dunia adalah fana.So, tidak perlu menunggu nikmat baru bersyukur, tapi bersyukurlah senantiasa maka ALLAH akan menambahkan nikmat itu pada diri kita. 
Sahabatku, Ketika kita sedang melatih Pikiran dan Perasaan dalam bersyukur yang berkualitas nikmat, maka tak perlu heran jika setiap hari latihan bersyukur yang dilakukan sepertinya semakin tidak mudah. Sebab dibenturkan oleh berbagai fakta yang sulit untuk disyukuri.Mari luaskan persepsi Anda, positifkan persepsi Anda, maka Anda akan betul-betul menikmati yang namanya bersyukur. Tenggelam dalam kenikmatan syukur kepada-Nya...

"Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu." (Q.S. 57:20)

Salam Syukur Melampaui Fakta.

Wallahu a'lam

KZ

Sumber  :www.cahaya-semesta.com

Produk keren  :